5 Cara Menghilangkan Lemak Perut

5 Cara Menghilangkan Lemak Perut – Banyak lemak cenderung bikin orang gak pede karena tubuh gak ideal. Banyak orang bermimpi punya penampilan yang ideal dengan konsumsi jamu jamuan, ramuan tradisional atau obat ini itu. Pada dasarnya obat tradisional, ramuan tradisional memang berperan tapi jika cuma ngandalkan itu saja, saya pikir tidak cukup. Ada step step yang kudu dilalui. Di artikel ini ada beberapa tips untuk menghilangkan lemak supaya badan jadi tambah oke.

5 Cara Menghilangkan Lemak Perut :

1.Bakar Lebih Banyak Kalori

Caranya adalah dengan berolah raga. Coba luangkan waktu di pagi hari sekitar 30 – 45 menit untuk olah raga. Juga perhatikan makanan yang dimakan jumlah kalorinya. Usahakan kalori yang kamu bakar lebih rendah daripada jumlah kalori yang kamu terima melalui makanan. Kadang banyak orang terlalu underestimate dengan kalori yang mereka buang dengan overestimate kalori yang mereka makan.

2.Makan Makanan Berprotein

Pilihlah makanan yang berprotein tinggi yang berguna untuk menurunkan lemak. Pertama makanan itu mengenyangkan. Kedua itu dapat memenuhi kebutuhan protein sembari membuang lemak berlebih, Anda bisa mengakalinya dengan beberapa hal. Cobalah untuk menambahkan seperti 3 ons daging tanpa lemak, dua sendok kacang-kacangan, serta 8 ons yogurt rendah lemak. Semua tambahan makanan tersebut mengandung protein tinggi.

Baca juga : Tanaman pelangsing Badan

3.Boleh Makan Makanan Mengandung Lemak Yang Menyehatkan

Makanan berlemak tidak melulu tidak bagus, adapula yang bagus seperti mentega asli, minyak kelapa, kacang kacangan dan buah alpukat. Minimalisir makanan dengan karbo yang bisa meningkatkan insulin dan gula darah adalah cara yang efektif.

4. Hindari Stres

Stres akan memicu tubuh memproduksi hormon kortisol lebih banyak sehingga berakibat pada risiko kenaikan berat badan (khususnya area perut), gangguan fungsi hati, dan beberapa lagi lainnya. Jadi hindari semua hal yang bikin stres.

5.Tidur Setidaknya 7 Jam Sehari

Tidur yang baik adalah 7 jam/hari. Dengan itu tubuh bisa istirahat sejenak dari aktifitas harian. Kurang tidur juga mengganggu pemulihan dan produksi hormon pertumbuhan.

[everest_form id=”79″]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *